1. Diferensiasi Visual:
Warna: Makanan ringan dapat menggunakan warna-warna cerah untuk menarik konsumen muda, sedangkan makanan{0}}kelas atas dapat menggunakan warna hitam putih atau emas minimalis untuk meningkatkan kualitasnya.
Pola: Menggabungkan logo merek, ilustrasi khas, atau desain berbasis-pemandangan, seperti karakter kartun pada kemasan toko makanan penutup atau pola lanskap pada kemasan teh.
Struktur: Bereksperimenlah dengan kotak berbentuk tidak beraturan, desain berjendela, atau struktur kotak kado yang dapat digunakan kembali untuk meningkatkan interaktivitas.
2. Kepraktisan Fungsional:
Penyegelan: Untuk produk seperti kopi dan kacang-kacangan yang memerlukan perlindungan terhadap oksidasi, pilihlah kantong kemasan dengan katup atau tutup kedap udara.
Portabilitas: Kemasan bawa pulang dapat dilengkapi tali pengikat, segel pinggang, atau struktur lipat agar mudah dibawa.
